4 Langkah Mengubah Kekalahan Menjadi Kemenangan




Photo by Austin Schmid on Unsplash

Setiap orang pernah bermimpi untuk menjadi yang terbaik, memenangkan segala bentuk prestasi yang mereka inginkan. Tidak jarang mereka mencurahkan segalanya untuk mendapatkan itu, namun harus kita sadari tidak ada kemenangan tanpa kekalahan. Bahkan sebagian orang sulit untuk menerima sebuah kekalahan dalam hidup mereka. Eric Berner pernah mengatakan bahwa seorang pecundang tak tahu apa yang akan dilakukan bila mengalami kekalahan, sedangkan pemenang tidak akan bicara tentang apa yang akan dilakukannya jika ia menang, tetapi ia selalu tau apa yang akan ia lakukan apa bila ia kalah.  Intinya kita dapat melakukan lebih dari sekedar terpuruk, anda yang merasa gagal dapat mengubah kegagalan menjadi sebuah kemenangan, karena sejatinya kekalahan adalah keadaan yang terbentuk oleh pikiran. Jadi bila anda merasa mengalami kekalahan atau gagal berusahalah untuk:

1.         Belajar dari Kekalahan
Kekalahan bukan hal yang negatif dan tidak satupun orang bisa anda salahkan untuk kegagalan yang terjadi, jadi sekarang mulailah belajar, kenali kekalahan atau kegagalan yang anda alami. Karena sejatinya kegagalan adalah guru yang akan membawa anda pada jalan kesuksesan. Dan kemudian pergi untuk memenangkan hal yang ingin anda capai pada waktu berikutnya.

2.         Kritiklah Dirimu
Anda dapat menjadi seorang kritikus untuk diri anda, mulailah dari mengenal apa kelemehan anda dan kemudian perbaiki kesalahan itu dengan perbanyak latihan, dan membicarakan hal ini dengan orang lain yang dekat dengan anda atau seorang ahli dibidang yang anda ingin tekuni. Semakin sering anda melakukan koreksi , lambat laun anda akan menjadi orang yang profesional.

3.         Stop Menyalahkan
Kekalahan memang bukan hal yang menyenangkan dalam hidup namun hal ini bukan alasan untuk menyalahkan orang lain atau keadaan anda. Stop Menyalahkan karena hal tersebut akan membuat keadaan tambah buruk. Dengan anda menyalahkan sesorang atau situasi maka anda membuktikan bahwa anda belum siap untuk menang. Ubah pola pikir ini dan hilangkan pikiran dengan kata-kata atau konotasi negatif. Anda dapat melakukan perjanjian pada diri anda untuk tidak menyerah pada situasi terburuk sekalipun. Karena nasib baik dan buruk hanya didasarkan pada penilain anda yang subjektif dan menggambarkan itu sebagai hal baik dan buruk.

4.         Konsisten pada Tujuan
Anda adalah apa yang anda pikirkan, jadi pikirkanlah bahwa anda masih seorang pemenang. Kemudian fokus dan konsisten dengan tujuan yang akan anda capai jika perlu buatlah list atau catatan goal yang ingin anda raih, semakin detail semakin baik. Kemudian jadikan list ini sub sub kecil yang anda dapat lakukan setiap hari untuk mempercepat jalan menuju tujuan anda.


Jadi jangan patah semangat jika kegagalan sedang melanda, jadikan kegagalan sebagai guru hidup anda untuk bangkit dan melompat lebih tinggi dari hal yang semula anda pernah lakukan. Niscarya jalan berikutnya akan membawa anda pada kemenangan sejati. by Ovit.l

Comments

Popular posts from this blog

Mengintip Kesuksesan Pengusaha Kaya Eric Usthavia Frans

Ajeg Bali Dalam Pentas Budaya Anak-anak Puputan Badung