Jati Diri Bukan Dicari Tapi Diasah...
Sebelum menumpahkan opini yang sudah berdenyut dipikiran
saya, saya mau mengucapkan selamat idul fitri untuk seluruh umat muslim yang
merayakan, mohon maaf lahir dan batin.
Yah... Kali ini saya ingin membahas sedikit tentang jati
diri kepada anda kalayak yang saya cintai,
apaan sih pik yeah... elah formal amat bahasa loe. Hohohoho.
Ok jati diri kalok kita telusuru pasti lebih
mendekati identitas personal yah, yang saya pikirin pertama kali tentang jati
diri adalah ciri khas atau hal unik yang setiap orang punya. Nah... tapi gak
sedikit juga yang bingung dan kadang bilang “hadoh jati diri saya masih beluh
keliatan kira-kira pergi kemana ya..??” atau “ wah mbak saya bingung, saya masih
belum punya jati diri nih??” , Walah kata-kata ini kerap hinggap di telinga
saya dan saya akui bukan mereka saja yang punya pikiran seperti itu, saya pun
demikian. Jujur saja selama belasan tahun saya juga terperangkap dengan hal ini,
saya kerap galau dan sering mengasingkan
diri serta bertapa di Goa 1000 cinta, untuk memproleh kebahagian sejati :p .
Beberapa tahun belakangan secercah harapan muncul entah ada
wahyu turun dari langit atau mungkin jawaban atas doa-doa yang saya panjatkan,
tiba-tiba saya menemukan akar masalahnya jeng... jeng!!!, saya mulai bangkit dan saat itu juga saya
berubah, ternyata yang menjadi sandungan saya adalah pola pikir saya, sudah
lama saya terperangkap didalam labirin pikiran saya sendiri sehingga saya tidak
mengenal siapa saya dan jati diri saya alhasil saya kerap menjadi minder,
merasa tidak berguna, dan merasa tidak dihargai. Kemudian saya mulai mengubah
pola pikir dengan menanamkan hal yang positif, saya bilang kediri saya “ jati diri bukan di cari pik, dia selalu ada dengan
mu, karna dia bagian dari kamu yang kamu perlu lakukan adalah “:
1.
Cintai dirimu
Ada pepatah yang mengatakan cintai dirimu dulu
barulah kemudian cintai pacarmu hehehehe, “saya harus bersyukur atas segala
yang saya miliki”. Sejak itu saya selalu bersyukur atas apa yang saya punya
mulai dari pikiran, emosi, fisik saya, wajah saya yang imut ini bak terang
bulan spesial hahaha, tangan, kaki, tubuh, panca indra, gigi, organ, bahkan
setiap sel yang saya punya, saya mencintai dan menghargai semuanya.
2.
Lakukan Aktifitas yang Disukai
Terkadang orang beranggapan bahwa jati diri
juga menyangkut profesi atau aktifitas yang disukai, jadi saya mencari apa yang
saya suka. Contoh Saya suka membaca dan
menulis jadi saya selalu meluangkan waktu untuk membaca 1 buku sehari, jika ada
tugas kampus dengan sangat terpaksa saya cuma membaca soal yang diberi dosen
dan membaca jawaban teman hadoh... , kemudian hasil bacaan saya tuangkan dalam
blog atau diary hehehe.
3.
Konsisten
Bagaimana yah.. hal ini sebenarnya yang paling susah saya
lakukan, karena terlalu banyak halang dan rintangan yang akan menggoyahkan iman
saya, so saya harus punya kekuatan super untuk menangkis ini. Hahahaha. cara
yang paling efektif untuk melakukan ini adalah pemaksaan dan lakukan saja.
Terkadang kita harus keras pada diri
sendiri jika ingin dunia menghargai kita, saya selalu memaksa diri saya untuk
tidak malas-malasan sepanjang hari dan itu juga berkat bantuan mamak saya yang
saya cintai, beliau selalu membangunkan saya dipagi hari dengan suara nyaring khas
emak emak.., cukup membuat kesunyian pagi menjadi meriah... intinya pagi yang
damai “too good to be true”.
Tapi saya bahagia..... sampai sekarang karena
itu saya selalu bangun pagi dan mengerjakan pekerjaan rumah agar mamak senang
saya punya kebiasaan yang baik “ dan untuk menyelamatkan nyawa saya hahaha“
Kemudian lakukan saja, ibarat jalan lintasi
saja jangan pikirin ujungnya. Karena tidak satu orang pun tau apa yang sedang menunggunya didepan, saya
pun demikian jika suka menulis, tulislah apapun tanpa mikir bagaimana akhirnya
nanti. Saya suka menulis hal-hal yang kecil kecil terjadi dalam hidup saya dan hal
yang terkadang diangga gak penting sama orang lain (contoh nama artis bollywood
yang saya suka hehehehe), dan jika perlu saya akan bikin jadwal untuk aktifitas
saya 1 hari itu.
Nah itu semua adalah hal yang saya lakukan
untuk mempertajam jati diri saya dengan cara menggali potensi yang ada pada
diri saya dan paling penting selalu berdoa pada tuhan agar selalu diberikan jalan
yang baik serta segala yang kita kerjakan mendapat restu dan dilancarkan oleh-Nya, astungkara..... dan semoga tulisan saya dapat bermanfaat bagi anda.
x

Comments
Post a Comment