Pergi Tamasya
Objek Wisata Danau Bratan
Jam sudah menunjukan 11.00, hadoh saya terlambat... Hari ini
saya ada rencana jalan-jalan ke Bedugul di daerah Tabanan dengan pujaan hati yup pacar saya yang terkasih. Sudah
lama saya ingin menghirup udara segar, melihat pemandangan indah, dan merasakan
hangatnya mentari disana. Tapi disaat yang sama film india yang saya suka lagi
main, saya kira hari minggu gak tayang, hadoh... Saya diantara dua pilihan yang
sulit, kalok pergi sekarang nanggung ntar lagi nie film juga habis, sayang buat
di tinggal, pas banget aktor yang saya suka Varun Kapoor lagi main alhasil saya
pilih nonton bentar dan keterusan sampek pukul 11.30 hadeh... dilain sisi ada
seseorang yang sedang ngomel ngomel sebelah saya, “batalin aja yah!!” kata dia.
Hadoh saya lupa kalok sama pacar... Akhirnya saya bangkit dan meninggalkan
film kesayangan saya, yang 10 menit lagi habis xixixixi. Untung saja rayuan
saya masih mujarap untuk dia hahaha. Segera setelah acara itu kita berangkat
menuju TKP.
Setelah 2 jam perjalanan panjang kami tidak langsung pergi
ke Kebun Raya Bedugul karena sudah siang dan ada keinginan untuk mancing,
kemudian kami pergi ke Danau Bratan untuk mampir, tempatnya di Desa
Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, ini juga salah satu objek
wisata Bedugul. Tiket masuk ke Danau Bratan adalah Rp.2.000,- wah murah meriah. Setelah sampai
disana sekitar pukul 13.50 kami mulai kelaparan, untungnya saya sudah beli
makan tadi untuk di jaga-jaga sambil melihat pemandangan indah dari Danau Bratan.
Sampah Ngambang di Danau
Pas hendak duduk Hadoh...saya kaget, memang pemandangannya
sangat indah, udara sangat segar dan mentari bersinar hangat. Namun pandangan
saya menangkap hal yang kurang mengenakan. Saya lihat ada sampah yang ngambang
di danau duhhh... kok begini amat ya kondisis objek wisata yang berpotensi.
Saya tidak sangka kalok disini juga demikian. Saya berharap ada yang bisa peka
dengan hal ini baik itu Pemerintah setempat, pengurus objek wisata, maupun
pengunjung. Saya mengerti mungkin ada beberapa pengunjung yang khilaf sehingga
lupa buang sampah atau tidak tau apa itu tempat sampah hadoh....
Tips dari saya jika pergi kemanapun bawalah tas kresek atau
polybag untuk menampung semua sampah sisa makanan, kalok emang tidak bawa atau
lupa bawa, bisa minta atau beli disekitar sana. Untuk saya pribadi jujur saja
kalok memang tidak bawa kresek saya selalu masukin bungkus sampah kedalam tas
ransel, dan sampah tetap ada didalam ransel saya sampai saya pulang dan nemu
tong sampah.
Sampah Ngambang di Danau 2
Terkadang saya lihat pedagang disana juga melakukan
pencemaran dengan membuang limbah standnya ke Danau. Saya berharap ada pihak
yang dapat melakukan pengarahan dan memberikan sosialisasi pada mereka, karena klok
cuma dikasi teguran kayaknya tidak akan mempan... hal yang saya tulis ini bukan
hanya untuk di objek wisata ini saja. Pernah suatu ketika saya pergi ke
Serangan saya juga menemukan hal yang sama. Duhh... saya pernah liat pedagang
disana dengan seenaknya buang sampah sembarangan, tanpa memperdulikan dampaknya
nanti untuk lingkungan. Ckckck sangat memprihatinkan sekali :'(.
Habis itu tidak lama saya dan pacar pulang dan tidak
meneruskan jalan-jalan lagi karena sudah terlalu sore, kemudian kami memutuskan untuk pulang. Hmm saya masih kecewa dengan sampah di Danau dan berharap ada
penanganan yang tepat untuk menyelesaikan
masalah ini, karena masalah sampah seperti ini sampai sekarang saya lihat
belum ada solusinya.



Comments
Post a Comment